Brigpol AP (37), polisi yang dikira mengamuk dan marah sambil Menodongkan senjata ke kapolsek di keliru satu area kafe di sebuah Desa Bira, Kecamatan Bontobahari, saat ini polisi selanjutnya di cek oleh Propam Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

kapolsek

Polisi yang bertugas di Direktorat Polairud Polda Sulawesi Selatan selanjutnya pada mulanya telah diamankan dan ditahan sehabis tragedi yang mengerikan pengunjung kafe tersebut, Sabtu (4/10/2020) malam.
Akan tapi Direktur Polairud Polda Sulsel Kombes Pol Hery Wiyanto membantah Brigpol AP di dalam situasi mabuk berat dan mengamuk di keliru satu kafe tersebut.
Cerita ini selanjutnya tidak layaknya di berita yang beredar. Sangat betul dia ada di cafe tersebut, akan terapi dia tidak dulu mengamuk dan menodongkan senjata,

Menurut Hery tersebut, apa yang diperbuat oleh Brigpol AP bersama masuk ke kafe memang hal yang amat sekali keliru dan tidak mirip sekali masuk di akal mereka.
Akan tetapi, dugaan mabuk selanjutnya lalu mengamuk karena tidak berkenan membayar minuman yang di pesannya lebih-lebih dahulu dibantah Oleh polisi tersebut. Begitu terhitung bersama menodongkan senjata kepada Kapolsek Bontobahari.
Untuk itu, pihaknya mereka tetap melacak titik terang di dalam merampungkan insiden yang terjadi di cafe itu.
Sementara itu bagian aku turun ke sana menegaskan kabar soal perihal ia mengamuk. Kami berkenan cari sadar cerita yang sebenarnya, apakah mengamuk, melempar gelas, menodongkan pistol ke Kapolsek. Tak ada senjata, dia memang ada di area itu, tapi sampai mabuk berat itu hal yang tidak masuk akal.
Hery menyebutkan, Brigpol AP memang ditugaskan di Kabupaten Bulukumba soalnya di area itu ada Pos Polairud Polda Sulsel. Desa selanjutnya merupakan area lalu lintas transportasi jalan laut.
“Ada pos saya, tugasnya memang di Bulukumba. Sat Polair,” ucapnya Hery.
Sebelumnya diberitakan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mencegah seorang polisi yang bertugas di Pos Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Bira, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *